Iklan Eco-Friendly


Sepertinya pendapat yang bilang bahwa dunia bisnis komersil nggak sejalan dengan kesehatan lingkungan, nggak sepenuhnya benar ! Soalnya, ternyata ada beberapa iklan komersil yang sangat ramah lingkungan.

Coca-Cola


Tahu dong, kalau botol-botol kaca soft drink adalah benda yang nggak bisa didaur ulang ? Nah, daripada menambah jumlah sampah di bumi, maka perusahaan minuman Coca-Cola menggunakan botol-botol bekas ini sebagai material untuk iklan billboard mereka. Nggak tanggung-tanggung, iklan pun berukuran raksasa, yaitu seluas 335 meter persegi !

Hebatnya lagi, pada billboard yang dipajang di pusat kota Manila, Filipina, ini juga terdapat ribuan tanaman daun teh yang ditanam di dalam botol kaca bekas tersebut. Ribuan tanaman ini pun lalu disusun hingga membentuk siluet botol berlekuk Coca-Cola yang khas itu. Keren ya idenya ? Nah, karena terbuat dari tanaman, maka iklan billboard ini juga berfungi ganda untuk menyerap karbondioksida dan mengeluarkan oksigen.

Semakin bertumbuh tanaman daun teh ini, maka semakin banyak pula polusi udara yang bisa diserap olehnya, hingga mencapai 21.230 kg karbondioksida per tahun ! Cocok banget untuk dipajang di pusat kota agar bisa memerani polusi udara.

Levi's


Sudah pernah dengar tentang jeans organik keluaran Levi's ? Jadi, Levi's mengeluarkan produk jeans dengan bahan katun organik yang 100% eco-friendly. Green jeans ini bahkan menggunakan bahan-bahan daur ulang untuk bagian kancing dan resletingnya.

Yang lebih unik lagi adalah proses promosi produk jeans ini. Supaya sejalan dengan misi eco-friendly, mka Levi's nggak mengiklankannya dengan cara mencetak ribuan brosur. Tapi, iklannya dilakukan lewat tag yang terpasang di setiap produk jeans tersebut. Rupanya iini bukan sembarang tag biasa karena di dalamnya ternyata berisi benih-benih tumbuhan. Robek tag tersebut, tanam benihnya, siram, lalu biarkan tumbuh subur agar bumi kita menjadi lebih hijau. Cool !

Ricoh


Kalau pernah melihat adegan film berlokasi di Times Square, New York, pasti tahu kalau di lokasi ini ada banyak sekali billboard berneka bentuk dan ukuran. Bayangkan energi listrik yang digunakan untuk menyalakan semua billboard itu. Wah, pasti boros energi banget ! Untungnya billboard Ricoh yang satu ini berbeda dengan billboard lainnya. Walaupun sama-sama terletak di pusat Times Square, tapi billboard perusahaan elektronik ini bisa menyala tanpa menggunakan listrik sama sekali.

Billboard yang satu ini mengambil asupan energi bukan dari listrik, melainkan dari tenaga matahari dan angin. Dengan "senjata" 62 solar panel, 16 turbin angin, dan 24 solar film berukuran tipis, maka energi yang dihemat oleh billboard ini setara dengan energi yang bisa digunakan untuk menyalakan listrik di 6 rumah ! Emisi karbondioksida pun bisa berkurang hingga 2 ton per tahnun. Berhubung billboard ini sangat bergantung pada matahari dan angin, maka di saat cuaca sedang nggak mendukung, maka billboard ini pun mati. Tapi, Ricoh nggak keberatan untuk menanggung resiko tersebut. Salut !


sumber : Majalah Gadis no. 23 terbit 19 agustus 2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Posting Komentar